2. Cara daftar dan agar lolos WHV



2. Cara daftar dan agar lolos WHV

Jangan salah arah biar peluang lolos makin luas. Jangan buru-buru! Sebelum daftar, kamu harus paham langkah-langkahnya biar gak salah langkah dan berujung gagal.

WHV bukan visa biasa yang bisa daftar kapan aja, apalagi di Australia. Kuota yang disediakan memang banyak, tapi dengan adanya seruan #KaburAjaDulu saingan pendaftar jadi membludak. 

Makanya, kamu harus siapkan strategi & persiapan matang biar bisa lolos!  

War Tiket WHV Cara Siap Tempur Rebutan Kuota :

Nah, daftar WHV sekarang udah seperti war tiket, jadi siapa cepat dan tepat dia dapat. Karena kuota WHV terbatas dan sudah ditentukan, jadi akan ada rebutan brutal sesema orang Indonesia. 

Kalau kamu daftar terlambat beberapa jam aja, khawatir bisa langsung kehabisan. Nah, ini strategi supaya kamu gak ketinggalan:

1.   Cek Jadwal Pembukaan Kuota.

WHV dibuka setahun sekali, biasanya sekitar Februari-April. Tunggu informasi melalui Instagram @ditjen_imigrasi seputar pembukaan WHV. 

Begitu pendaftaran dibuka, langsung kunjungin https://sduwhv.imigrasi.go.id. Jadi, situs ini adalah portal Sistem Direktorat Umum Working Holiday Visa (SDUWHV) yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia. 

Setiap tahun, pendaftaran WHV Australia untuk WNI dilakukan di sini lebih dulu, sebelum masuk ke tahap pengajuan visa di situs Imigrasi Australia.

2.   Siapkan Semua Dokumen Sebelum Kuota Dibuka.

Jangan nunggu kuota dibuka baru ribet ngurus dokumen. Siapkan semua dokumen minimal 1 bulan sebelumnya.

3.  Siapkan Koneksi Internet & Perangkat yang Stabil.

Ketika kuota dibuka, mungkin ribuan orang bakal masuk ke website bersamaan. Jadi, pastikan kamu pakai:

-          Laptop atau PC (hindari pakai HP)

-          Koneksi internet cepat & stabil (jangan pakai WiFi lemot!).

4.   Login 30 Menit Sebelum Pembukaan.

Jangan tunggu jam pembukaan baru login akun! Biasanya server akan berat, jadi lebih baik sudah login lebih awal kalau aksesnya sudah bisa. 

5.    Isi Form Secepat Mungkin, Tetapi Tetap Teliti.

Begitu kuota dibuka, langsung isi formulir & upload dokumen dengan cepat. Kalau terlalu lama, sistem bisa crash atau kamu malah ketinggalan kuota! 

Langkah Langkah Daftar WHV dari NOL Sampai Visa GRANTED!

Kamu sudah apa saja yang perlu disiapkan untuk tempur kuota WHV, sekarang kalau kamu mau lolos WHV dengan mulus, ikuti langkah-langkah ini:

1.   Daftar Akun di Portal SDUWHV Imigrasi Indonesia

·     Buka situs: https://sduwhv.imigrasi.go.id

·     Buat akun baru dengan email aktif

·     Login & isi formulir pendaftaran WHV

2.  Upload dokumen yang diperlukan (sesuai checklist di situs SDUWHV).

·     Paspor dengan masa berlaku minimal 18 bulan

·     KTP & Kartu Keluarga (diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah)

·     Ijazah D3/S1 atau surat keterangan mahasiswa aktif minimal 2 tahun.

·     Sertifikat Bahasa Inggris (IELTS min. 4.5, TOEFL iBT 32, atau PTE 30)

·     Bukti rekening AUD 5.000 ( Rp 50 juta) + surat keterangan bank.

·     Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dalam bahasa Inggris.

·     Surat pernyataan bermaterai sesuai format yang diberikan SDUWHV.

3.   Mengikuti Tahapan Seleksi di SDUWHV

·   Setelah upload dokumen, akan ada proses seleksi administrative. Kalau dokumen lengkap, kamu akan lanjut ke tahap wawancara (jika diperlukan).

·    Setelah dinyatakan lolos SDUWHV, baru bisa lanjut daftar ke ImmiAccount Australia. Biasanya SDUWHV terbit beberapa saat setelah submit dokumen.  Ingat: Tanpa lolos SDUWHV, kamu gak bisa daftar WHV langsung ke negara yang ingin dituju di ImmiAccount.

·     Upload dokumen yang diperlukan (sesuai checklist di situs SDUWHV).

Nah, setelah lolos pendaftaran pertama di SDUWHV, baru kamu bisa lanjut daftar ke situs imigrasi negara yang ingin dituju.  Meskipun kamu sudah daftar di SDUWHV (sduwhv.imigrasi.go.id), itu hanya tahap pertama untuk menyaring pendaftar dari Indonesia. Setelah kamu dinyatakan lolos SDUWHV, kamu harus lanjut daftar ke Imigrasi negara tujuan (Australia, New Zealand, Korea, atau Jepang). Setiap negara punya prosedur masing-masing, jadi pastikan kamu mengikuti langkah yang benar.

 

1.    WHV Australia

·       Buka situs resmi Imigrasi Australia: https:// online.immi.gov.au/lusc/login



·       Buat akun baru di ImmiAccount (ini berbeda dari akun SDUWHV).



·       Login & isi formulir Working Holiday Visa Subclass 462".



·       Upload dokumen yang diminta & bayar biaya visa AUD 635 ( Rp 6-7 juta).

 

Ingat, Tanpa daftar di ImmiAccount Australia, kamu gak bisa dapet visa WHV meskipun sudah lolos SDUWHV!

 

2.  WHV New Zealand

·     Buka situs resmi Imigrasi New Zealand: https:// www.immigration.govt.nz 



·     Buat akun baru & login ke portal Imigrasi NZ.



·    Pilih Apply for a visa → Working Holiday Visa".

 Isi formulir aplikasi visa, upload dokumen, dan bayar biaya visa NZD 208 ( Rp 2 juta). )

 

3.   WHV Korea Selatan

·     Buka situs resmi Kedubes Korea Selatan: http://overseas.mofa.go.kr/id-id/index.do



·   Isi formulir visa H 1 (WHV Korea) disitus web. Bisa juga serahkan dokumen ke Kedubes langsung.

 

4.   Untuk WHV Jepang

·     WHV Jepang baru dibuka untuk WNI tahun 2024.



·     Pantau website Kedutaan Jepang untuk update terbaru: https://www.id.emb-japan.go.jp

·     Prosesnya masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari pemerintah Jepang.

 

Jadi kesimpulannya, ada dua tahap penting daftar WHV yang harus kamu lalui :

·     Daftar & lolos SDUWHV Indonesia dulu (sduwhv.imigrasi.go.id)

·     Setelah lolos SDUWHV, baru bisa daftar di ImmiAccount negara tujuan.

Kalau langsung daftar di situs Imigrasi Australia tanpa lewat SDUWHV, aplikasi kamu bakal ditolak!

Bayar Biaya Visa
:

Setelah isi formulir dan upload dokumen di ImmiAccount negara tujuan, kamu harus bayar biaya visa biar aplikasi bisa diproses lebih lanjut.

Biaya visa untuk WHV di beberapa negara :

·      Australia: AUD 635 ( Rp 6 7 juta, tergantung kurs)

·      New Zealand: NZD 208 ( Rp 2 juta)

·      Korea Selatan: Sekitar KRW 90.000 ( Rp 1 juta, bisa berubah)

·      Jepang: Belum ada informasi resmi (akan diumumkan saat program berjalan).

  

Metode pembayaran :

·      Kartu Kredit/Debit Internasional (Visa/ Mastercard/Amex)

·      PayPal (beberapa negara menyediakan opsi ini)

·      Transfer bank internasional (hanya untuk negara tertentu).

·      Catatan :

·      Pembayaran harus dilakukan langsung di sistem Imigrasi negara tujuan.

·      Tanpa pembayaran, aplikasi kamu gak akan diproses.

·      Simpan bukti pembayaran untuk referensi jika ada masalah di kemudian hari.

·        

Menjalani Tes Kesehatan

Setelah pembayaran selesai, kamu akan mendapatkan surat pengantar untuk tes kesehatan (Health Examination). Tapi ini jika diminta.  Tes kesehatan ini wajib untuk beberapa negara seperti Australia & New Zealand.

Apa yang Dicek dalam Tes Kesehatan?

·     Rontgen dada (Cek TBC)

·     Pemeriksaan fisik (berat badan, tekanan darah, dll.)

·     Tes kesehatan mental (untuk mendeteksi riwayat penyakit mental yang parah).

 

Rumah sakit panel untuk tes kesehatan WHV, contohnya:

·     Jakarta: RS Premier Bintaro, Mitra Keluarga

·     Surabaya: RS Siloam

·     Medan: RS Columbia Asia.

 

Catatan :

·     Jadwal tes kesehatan akan dikirim via email setelah pembayaran visa.

·     Khusus WHV Australia, tes kesehatan harus dilakukan di rumah sakit panel resmi.

·     Pastikan kamu sehat, karena hasil tes yang buruk bisa membuat visa ditolak.

  

Tips Supaya Lolos Tes Kesehatan :

·     Jangan merokok/vape sebelum tes karena bisa pengaruhi hasil rontgen

·     Tidur cukup & hindari konsumsi alkohol sebelum tes

·     Pastikan tidak ada penyakit menular serius.

Kalau ada masalah di hasil tes, biasanya kamu akan diminta tes ulang atau malah visa ditolak. Jadi, jangan anggap remeh bagian ini!

Tunggu Visa GRANTED!

Setelah semua proses selesai (isi formulir, bayar visa, dan tes kesehatan), kamu tinggal menunggu hasil pengajuan visa.

Berapa Lama Waktu Tunggu Visa Granted?

·     Australia: 1-3 bulan (tergantung antrian & jumlah pemohon)

·   New Zealand: Bisa lebih lama, sekitar 3-4 bula± ™ Korea Selatan: Biasanya dalam 1 bulan setelah wawancara di kedutaan

·     Jepang: Belum ada informasi pasti karena program masih baru.

 

Cara Cek Status Visa :

·   Login ke ImmiAccount negara tujuan & cek status aplikasi. Kalau visa granted, kamu akan menerima email konfirmasi!

 

Kapan Harus Resign dari Kerjaan di Indonesia?

Jangan buru-buru resign sebelum visa granted! Banyak orang terlalu semangat, resign duluan, tapi ternyata visanya gagal.

Waktu terbaik resign: Setelah visa granted & kamu sudah siap berangkat dalam 1 bulan ke depan.

Kapan Harus Beli Tiket Pesawat? Halaman 33

Setelah visa granted, baru beli tiket pesawat. Cek promo tiket pesawat ke Australia dari maskapai seperti Garuda, Qantas, atau AirAsia.
 Beli tiket paling lambat 1 bulan sebelum keberangkatan biar dapat harga lebih murah. 





Detail Program WHV :



.




Kizuna Bali
Kizuna Bali